Produser The War Z Akui Sempat Besar Kepala

| Kamis, 03 Januari 2013
Produser The War Z Akui Sempat Besar Kepala
Seharusnya, The War Z bisa menjelma menjadi sebuah MMO bertema zombie yang menarik dan memikat. Bahkan kalau digodok dengan benar, bukan tidak mungkin game tersebut bisa menjatuhkan dominasi game-game MMO serupa. Tapi sayang, karena gelap mata akan keberhasilan di awal-awal, sang developer malah jadi sombong dan pada akhirnya, hasilnya malah tidak memuaskan sama sekali. Tak ayal, banyak gamer yang mengkritik habis-habisan game tersebut dan bahkan menyebut game tersebut sebagai sebuah bencana dalam dunia game online.
Menyadari betul apa yang telah mereka lakukan dengan game tersebut, Sergey Titov selaku executive producer dari The War Z, menghaturkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada para gamer atas semua masalah yang ditimbulkan oleh game tersebut. Dalam sebuah surat terbuka yang ia keluarkan, Titov mengakui bahwa Hammerpoint Interactive memang telah gagal berkomunikasi dengan para gamer dan menurutnya lagi, hal tersebut yang menyebabkan banyaknya komentar negatif yang dialamatkan pada game tersebut.

"Saya menjadi arogan dan dibutakan oleh kesuksesan awal dan perkembangan yang begitu cepat pada The War Z, ditambah dengan jumlah pemain kami yang terus bertambah, angka yang kami dapatkan dari survey dan masih banyak lagi dan saya memilih untuk tidak menggubris keprihatinan dan pertanyaan yang terus dikeluarkan oleh para komunitas game dan juga yang lainnya," tulisnya.
"Kegagalan ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab saya dan kalau memang ada gunanya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang tersebut dan mengakui bahwa saya seharusnya memperhatikan semuanya itu. Tapi saya malah memilih untuk berkonsentrasi pada hal lain, yakni mimpi saya untuk merubah The War Z yang dikembangkan oleh sebuah tim indie kecil menjadi sebuah game online besar-besaran, bukannya memperhatikan hal-hal kecil terlebih dahulu dan berusaha fokus pada masalah yang ada di gamenya."

"Pada akhirnya, kesombongan saya yang menyebabkan kami tiba di titik ini, dimana semua hal-hal kecil tersebut akhirnya menjadi besar dan menciptakan sebuah badai sempurna yang mempengaruhi semua anggota komunitas kami. Untuk itu, saya benar-benar minta maaf kepada semua komunitas kami serta komunitas gaming PC yang lebih besar, yang bahkan belum menyentuh The War Z."
Memang The War Z terus menuai kritikan setelah The War Z ditarik dari Steam dan mendapatkan kritikan pedas lantaran ada banyak sekali fitur-fitur yang awalnya telah dijanjikan, ternyata tidak ada di dalamnya. Menanggapi kembali hal ini, Titov juga memberikan pernyataannya.

"Saya tidak menganggap remeh situasi ini dan pada event minggu lalu memang terasa cukup berbaik hati bagi saya," tulisnya. "Saya telah merasakan serangkaian emosi, yang mana kebanyakan dari semuanya itu terpusat pada penyesalan karena tidak mencoba memberikan tanggapan pada masalah-masalah yang ada dengan cara yang berbeda, tapi pada akhirnya kami sama sekali tidak bisa merubah masa lalu."
"Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan sekarang adalah memastikan bahwa kami tidak akan mengulang kesalahan yang sama di masa mendatang. Saya telah menyadari hal ini sebagai seorang pimpinan kapal, saya tidak mengindahkan semua peringatan-peringatan awal yang mengatakan, 'Komunitas kalian tidak sebahagia yang kamu kira, kamu harus mulai merubah jalannya.' Saya terlalu fokus pada betapa hebatnya kami dan bagaimana sebuah tim independen kecil yang bisa mengeluarkan sebuah game dengan total pemain melebihi 700,000 pemain hanya dalam kurun waktu dua bulan. Walau itu adalah sesuatu yang bisa kami banggakan, memperbolehkan semua kesuksesan tersebut untuk membayangi komunitas yang sudah ada dan kepuasan mereka adalah penilaian yang benar-benar buruk."

Pada akhirnya, Titov hanya meminta kepada gamer untuk memberikan kesempatan kedua bagi The War Z, "Saya tahu bahwa mungkin bagi beberapa orang, perkataan saya sudah tidak terlalu berarti lagi. Saya mengerti itu. Saya berharap itu bisa berubah seiring dengan pegerakan kami ke depan dan sekaligus menghantarkan fitur-fitur yang telah dinantikan oleh gamer. Saya bisa berjanji kepada kalian bahwa mulai sekarang, semua hal akan terlihat lebih transparan dan kami akan berkomunikasi dengan lebih baik serta lebih terlibat dengan para komunitas kami dalam mendiskusikan fitur-fitur baru kami sebelum semuanya muncul di game."
"Saya percaya bahwa kami bahkan belum mampu membuka potensi sesungguhnya dari The War Z dan saya berharap di tahun-tahun mendatang, kami bisa mendapatkan kembali kepercayaan dari orang-orang yang sebelumnya telah kabur karena apa yang kami lakukan dan kita akan bisa bergerak serta tumbuh bersama-sama." So? Bagaimana Klikers? Kayaknya developer yang satu ini masih layak dapetin kesempatan kedua kan? XD

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲