Akaneiro: Demon Hunters Tinggalkan Model F2P

| Rabu, 26 Desember 2012
Akaneiro: Demon Hunters Tinggalkan Model F2P
Dalam dunia game MMORPG, yang paling sering kita temui adalah bagaimana sang developer dan publisher memutuskan untuk merubah model bisnis yang digunakan dari berbayar menjadi free-to-play. Tak pernah sebaliknya. Nah, mungkin dengan pemikiran ingin merubah trend tersebut (hanya spekulasi redaksi aja yak XD), Akaneiro: Demon Hunters, sebuah game RPG yang awalnya direncanakan sebagai game free-to-play, akan segera menggunakan model berbayar! Nah loh! Ada apa gerangan?
Kalau menurut sang developer, Spicy Horse, mereka sedang mempertimbangkan untuk menggunakan model pembelian reguler, bukan model berlangganan yang umumnya digunakan oleh kebanyakan game MMORPG di luar sana. Cukup masuk akal, mengingat Akaneiro sendiri bukan sebuah game MMORPG. Tapi perlu diketahui, pembelian barang-barang in-game mungkin akan tersedia dan Spicy Horse telah meyakinkan bahwa munculnya fitur tersebut tidak akan merubah ataupun membatasi permainan.

Selain itu, ada juga rencana untuk memasukkan DLC (downloadable content) ke dalamnya, yang kalau dipikir-pikir, akan secara otomatis memperluas opsi yang ada seperti lebih banyak area yang bisa dijelajahi ataupun skill yang bisa digunakan. Jangan lupa juga dengan tingkatan level yang lebih tinggi yang bisa kalian capai. Kemudian, sang admin dari Spicy Horse juga telah menegaskan bahwa harganya akan tetap rendah, bahkan lebih rendah ketimbang harga yang dibanderol untuk Diablo dan Torchlight sekalipun. Kalau Klikers masih ingat, Torchlight 2 baru tidak lama ini dibanderol dengan harga US$19 (sekitar 180 ribu rupiah).
Nah, kalau Klikers ingin bermurah hati dan membantu sang developer dalam mengembangkan game tersebut, Spicy Horse masih tetap menerima sumbangan yang nantinya akan berpengaruh pada harga yang diberikan untuk game bergenre role-playing itu. Pengumuman untuk pre-order sendiri akan segera diumumkan dalam waktu dekat ini. Bagi kalian yang memutuskan untuk memberikan sumbangan minimal sebesar harga pre-ordernya, akan mendapatkan akses lebih awal ke game tersebut. Sedangkan kalau hanya sumbangan biasa, kalian akan mendapatkan barang-barang eksklusif.

Berikut ini adalah pernyataan resmi dari Ben Kerslake, creative director dari Spicy Horse mengenai game tersebut: "Model free-to-play ini didasarkan pada fakta bahwa kini studio tidak lagi bekerja sama dengan publisher dan sedang mencoba untuk menjadi perusahaan independen dan secara finansial juga layak. Memang merupakan sebuah aksi penyeimbang yang sulit. Kalau kami ingin memastikan studio ini tetap berjalan dan terus mendukung game tersebut setelah dirilis, tentunya harus ada pemasukan. Di sisi lain, kamu tidak menginginkan kebutuhan tersebut untuk mempengaruhi integritas desainnya. Kenyataannya, studio telah meluncurkan dua game gratis, Bighead BASH dan Crazy Fairies. Kedua game tersebut telah menguangkan beberapa barang dan bekerja setiap harinya dengan komunitas untuk memastikan segala sesuatu berjalan seimbang dan menghindari mekanisme yang bersifat manipulatif."
Bagi Klikers yang tidak kenal dengan Akaneiro: Demon Hunters merupakan game multiplayer online free-to-play berbasis browser yang dikembangkan oleh Spicy Horse, salah satu anak perusahaan American McGee (studio yang terkenal dengan kisah Alice in Wonderland versi gothic, American McGee's Alice dan Alice: Madness Returns). Berbeda dengan American McGee, Spicy Horse menggunakan kisah Little Red Riding Hood sebagai latar belakangnya dan membawa sang karakter ke dunia feudal Jepang.




0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲